Memahami Bisnis Gelap Like Di Facebook

Posted by Santri Setres on Selasa, 22 September 2015


Hai-hai... sangat hati-hati dengan kalian yang sering melakukan secara tidak sengaja Like Di Facebook yang sering dibagikan. Saya yakin, kita semua pasti pernah melihat status isinya mengajak nge "like" atau menuliskan sebuah kata misalnya: "Aamiin" atau "Subhan Allah" atau juga angka 1 sampai dengan 100.

Tahukah anda bahwa itu adalah sebuah bisnis kotor?

CONTOH STATUSNYA SEPERTI INI:

"klik ini, jika anda adalah orang yg anti narkoba......."
"bila anda ingin ibunya masuk sorga, klik like........."
"bila anda setuju dengan status ini, klik like.........."
"jika ingin do'a anda terkabul naik haji, klik like......."
"coba ketik angka 8, klik like, lihat apa yg terjadi......."
"do'akan Aamin dan klik "like" untuk palestina.........."
"mari do'akan dan klik like, untuk nenek ini.........."

MODUSNYA:

Si penipu selalu menggunakan status orang terkenal, misalnya nama Ustadz terkenal atau Artis yg ngetop agar segera dapat respon cepat dari fans artis tsb.. jangan kaget kalau akun tsb ternyata akun palsu.

STATUS DIATAS SERINGKALI ADALAH PENIPUAN !!

Komentar anda tidak penting, yg penting adalah likenya. nanti semua komentar anda akan dihapus kecuali "like" karena 100.000 like bisa dijual USD.150. (Rp.2 juta) ada yg menghargai sampai USD.200. per 100 ribu like  tergantung seberapa cepat like itu bisa diperoleh. Nantinya setelah dibeli Pihak tertentu, isi status diubah.. yangg sebelumnya adalah gambar/tulisan/simbol keagamaan
atau foto sedih, akan segera diganti dengan produk iklan.. maka seolah iklan itu sudah mendapat ratusan ribu like.. Sebuah status yg mendapat lebih dari 500.000 like..
bisa dijual mahal untuk kepentingan yg lebih besar lagi.. misalnya kepentingan survey, dan politik (kampanye) dan segala macam manipulasi bukti seolah hasil polling.

Makanya hati-hati buat temen-temen lombaumum.blogspot.com dalam ngelike atau ngeshere status kayak begituan, semoaga bermanfaat ya,

Previous
« Prev Post

Related Posts

10.45

0 comments:

Posting Komentar