Menurut NASA Kepulauan Indonesia Akan Sirna Dari Peta Dunia


Indonesia memang dikenal sebagai Negara kepulauan terbesar didunia, dengan lebih dari 13.466 pulau, 1.128 suku bangsa serta jumlah penduduk yang lebih dari 252 juta  jiwa. Maka jika mulai membicarakan Indonesia bukan saja membicarakan pesona alam atau membicarakan sumebr daya alam, namun juga membicarakan ancaman yang akan dialami oleh bangsa Indonesia di masa-masa yang akan datang.

Salah satu ancaman yang diprediksi Nasa adalah punahnya kepulauan Indonesia, hal ini disebabkan karena lempeng tektonik bumi terus bergerak, mulai bergeser mencari keseimbangan baru.
Namun dalam prosesnya, hal ini kerap kali datang bersamaan dengan bencana lantaran pergerakan lempeng tektonik selalu saja diikuti dengan bencana gempa bumi maupun membentuk gunung-gunung berapi.

Hasilnya, tentulah wajah bumi sekarang sangat berbeda dengan wajah bumi ratusan atau jutaan tahun lalu.

Pertanyaan yang sering muncul, bagaimanakah wajah bumi di masa mendatang? Masa-masa anak-anak kita? Ratusan tahun dari sekarang atau jutaan tahun dari sekarang?
NASA sebenarnya pernah mengulas hal ini melalui sejumlah prediksi wajah bumi di masa mendatang. Begitu pula hal ini digambarkan secara baik melalui ilustrasi yang dibuat dalam Paleomap Project.

Hasilnya, menjaubkan bahawa Nasa menyimpulkan kepulauan Indonesia bakal lenyap dari muka dari peta dunia.

Tapi sebelum itu, sebaiknya anda simak bagaimana perkembangan wajah bumi yang digambarkan sejak 1100 juta tahun yang lalu berikut ini:

1. 650 juta tahun lalu



Gambar diatas telah menunjukan wilayah negara Indonesia yang masih utuh, menyatu dari kepulauan satu kekepulauan lainya. Dimana digambarkan bhawa bumi masih berada dalam zaman es. Hal itu berdasarkan analisa Dr. Christopher Scotese yang mengelola Paleomap Project ini, Wilayah Amerika Utara diduga menjadi pusat pembentukan superkontinental tersebut.

2. 458 juta tahun lalu

Indonesia 514 juta tahun lalu
Ini merupakan periode dimana mulai banyak terdapat binatang dengan cangkang tubuh yang keras. Di periode ini, terbentuk superkontinen Gondwana yang berada di dekat kutup selatan.

3. 458 juta tahun lalu

Indonesia 458 juta tahun lalu
Periode permulaan terbentuknya kontinen. Pada periode ini, bumi terbagi atas empat kontinen meliputi Laurentia, Baltik, Siberia dan Gondwana.

4. 425 juta tahun lalu

Indonesia 425 juta tahun lalu
Kontinen Laurentia bertabrakan dengan kawasan baltik.

5. 390 juta tahun lalu


 

Indonesia 390 juta tahun lalu
Periode dimana benua Australia masih menyatu dengan benua Afrika.

6.  356 juta tahun lalu 

Indonesia 356 juta tahun lalu
Mulai tercipta patahan lempeng Australia dengan yang sekarang disebut benua afrika.

7. 306 juta tahun lalu 

Indonesia 306 juta tahun lalu
Inilah wajah bumi 306 juta tahun yang lalu. Wilayah yang hari ini menjadi Amerika Utara dan Benua Eropa masih menyatu.
8. 255 juta tahun lalu

Indonesia 255 juta tahun lalu
Berakhirnya periode paleozonic ditandai dengan terjadinya kepunahan massal di muka bumi. 
 9. 237 Juta Tahun lalu

Indonesia 237 juta tahun lalu
Mulai terlihat adanya wilayah Indochina dan Malaya

10. 195 juta tahun lalu 

 
Indonesia 195 juta tahun lalu
Merupakan periode awal jaman juraisik, dimana Benua Asia mulai terbentuk

11. 152 juta tahun lalu

Indonesia 152 juta tahun lalu
Periode pertengahan jaman juraisik dimana wilayah Gondwana mulai terpisah.

12. 92 juta tahun lalu

Indonesia 92 juta tahun lalu
Periode dimana benua atlantik selatan mulai terbuka. Amerika utara terhubung dengan benua eropa dan Australia masih bergabung dengan Antartika.

13. 66 juta tahun lalu


Indonesia
Ini merupakan momen dimana tumbukan komet telah mengakhiri kehidupan dinosaurus.

14. Periode eosen, 50,2 juta tahun lalu


Indonesia Periode eosen, 50,2 juta tahun lalu
50-55 juta tahun lalu, India mulai terhubung dengan Asia membentuk Tibet Plateu dan Himalaya. Australia yang terhubunga dengan Antartika juga mulai bergerak ke utara.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Menurut NASA Kepulauan Indonesia Akan Sirna Dari Peta Dunia"

Posting Komentar

Jika kalian ada pertanyaan, bisa langsung komentar dibawah ya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel