Jokowi Tolak Perpanjangan Freeport

InfoPolitik# Bisa dibilang dari tahun ketahun isu atau kasus Pt Freeport memang menjadi sorotan disetiap media, baik lokal, nasional atau internasional.

Pantas saja isu itu dibawa setiap tahunnya hal ini dikarenakan lumbung kekayaan PT Freeport sangat besar, bahkan ada yang menyebutkan tambang emas disana bisa menghidupi rakyat Indonesia menjadi sejahtera.

Dalam beritasatu.com Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan akan menolak perpanjangan kontrak pada Kata beliau saat ini, bukan waktu yang tepat bagi pemerintah membicarakan masalah perpanjangan kontrak karya dengan perusahaan itu.

Pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak akan digelar pada 2019, setelah perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat itu memenuhi lima syarat yang ditetapkan pemerintah.

Adapun kelima syarat yang diajukan presiden Jokow adalah sebagai berikut;
  1. Freeport dituntut terlibat aktif dalam pembangunan di Tanah Papua.
  2. Freeport wajib menggunakan lebih banyak konten lokal dalam proses produksi.
  3. Pemerintah Indonesi mensyaratkan Freeport mendivestasi sahamnya. 
  4. Kejelasan tentang besaran royalti yang harus disetor kepada Pemerintah Indonesia.
  5. Perusahaan tambang itu berkewajiban membangun smelter untuk memproses hasil tambang emas di Indonesia. Sebelumnya, Freeport menawarkan 10,64 persen sahamnya kepada pemerintah pusat.

Dari kelima syarat yang diajukan oleh Presiden Jokowi tersebut tentu saja mengisalir bahwa jastisan terhadap pemimipin kita sebagai pemimpin dzolim, pemimpin kawir atau purukan buruk lainya. Mampu ditepis perlahan, semoga Jokowidodo benar-benar menolak perpanjangan PT Freeport.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Jokowi Tolak Perpanjangan Freeport"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel